Kista Endometrium

Penyakit endometriosis adalah masalah kelainan gangguan yang biasanya terjadi pada wanita yang tidak memiliki anak, atau pada wanita yang mengalami ketidaksuburan Masalah bagian diniding rahim bagian dalam atau endometrium membentuk suatu sarang kecil atau juga kista yang berada di dalam otot rahim yang kemudian berkembang menjadi lebih tebal. Dan berkembang di dalam indung telur atau ovarium, dan pada bagian lainnya adalah dari pangul atau pelvic sebagai kista endometrium  implant.

Pada waktu menstruasi, jaringan kista endometrium implant yang mirip dengan rahim miniature unruk menghambat darah keluar, sehingga dari semakin membesarnya suatu kista tersebut maka akan menimbulkan rasa sakit yang sangat hebat.

Kista endometrium dikenal juga sebagai penyakit pada wanita karier, karena hal ini dialami oleh mereka sekitar 10% wanita karier yang ada dii Amerika Serikat, dan juga sekitar 10-15% dari wanita yang mengalami kesuburan atau yang mengalami menstruasi berusia dari 35-44 tahun. Biasanya kista endometrium ini juga kemungkinan dialami oleh para remaja. Penyebab yang pasti belum bisa disepakati oleh kalangan ahli yang berpegang pada beberapa teori mereka masing-masingnya. Namun dari beberapa penelitian biasanya terungkap bahwa sekitar 25-35% wanita yang tidak subur biasanya mengalami masalah kista endometrium atau kista endometriosis, dan diduga ada hubungannya dengan suatu gangguan sistem reproduksi. Resikonya biasanya 7 kalo lebih besar jika ibu ajtau saudara perempuannya juga mengalami penyakit kista endometrium ini.

Pada akhir-akhir ini masalah kasus kista endometrium ini menjadi semakin serius setelah kasusnya kemudian semakin terungkap semakin banyak dan juga umur dari penderitnya it semakin muda. Sedangkan dulu hanya dianggap sebagai  penyakit yang dialami oleh mereka yang berusia 30 tahun, dan tidak memiliki anak saja. Namun, dari ppenelitian yang terbaru, terungkap bahwa kista endometriosis ini ada hubungannya dengan gangguan sistem kekebalan tubuh dan juga hormonal karena akibat dari paparan racun lingkunngan, dan juga pola makan yang tidak baik kandungan nutrisinya untuk tubuh atau tidak seimbang.

Posted in Kista Endometriosis | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kista Endometriosis

Penyebab Kista EndometriosisKista Endometriosis adalah penyakit kista coklat yang ditandai dengan adanya suatu keadaan dimana jaringan yang melapisi rahim yang diawali dari pertumbuhan di luar tersebut. Dan biasanya lebih mudah kita bayangkan adalah sebagai suatu kantung yang isinya adalah gumpalan darah dengan warna merah pekat yang agak cokelat dan menempel di luar rahim. Biasanya juga bisa menempel pada daerah panggul, indung telur, usus, rektum serta kandung kemih. Selain itu bentuknya yang berukuran seperti kacang bahkan juga ukurannya seperti buah anggur.

Penyebab Kista Endometriosis

Penyebab Kista Endometriosis

Penyakit Kista Endometriosis

Kista endometriosis adalah salah satu penyakit inflamasi atau peradangan yang mengakibatkan kualitas serta kuantitas dari sel telur serta memberikan perubahan anatomi normal pada organ reproduksi sehingga menyebabkan sulit hamil. Penyakit kista endometriosis yang lebih dikenal sebagai penyakit pada wanita karier. Hal ini disebabkan karena mereka sekitar 10% wanita karier, dan juga sekitar 10-15% wanita yang mengalami kesuburan atau juga yang mengalami masa menstruasi yakni antara usia 35-44 tahun tetapi kemungkinan yang dialami oleh remaja. Penyakit kista cokelat juga akan terus berkembang jika pasien masih menstruasi dalam usia reproduksi, dan belum mengalami masa menopause wanita. Selain itu, penyakit ini juga akan terhenti secara sementara jika pasien berhenti mengalami menstruasi.

Penyebab Kista Eendometriosis adalah :

  1. Penyebab kista endometriosis yang diakibatkan karena adanya gangguan pada pembentukan hormon di hipotalamus hipofise atau organ yang bisa mengatur pembentukan dari hormon didalam tubuh manusia.
  2. Penyebab kista endometriosis yang lainya adalah karena adanya gangguan pada pembentukan hormon pada indung telur.
  3. Penyebab kista endometriosis akibat darah menstruasi yang masuk kembali ke dalam saluran telur dengan membawa jaringan atau endometrium, dan juga lapisan dinding rahim sehingga jaringan tadi kemudian menjadi menetap dan tumbuh di luar rahim.
  4. Akibat pencemaran lingkungan
  5. Akibat dari pola hidup yang kurang sehat

Penyebab kista endometriosis ini adalah akibat karena menstruasi yang bergerak mundur, dimana darah menstruasi tadi masuk lagi ke dalam saluran telur dengan cara membawa jaringan endometrium dan juga lapisan dinding rahim. Dan yang lain mengatakan jika penyakit ini diakibatkan karena kurangnya sistem daya tahan tubuh agar bisa menangkal radikal bebas. Dan selain itu, ada juga yang mengatakan jika penyakit ini adalah penyakit keturunan atau akibat faktor gen yang bisa menentukan.

Gejala dari penyakit kista endometriosis adalah :

  1. Menstruasi yang terjadi dalam waktu yang lama, lebih dari menstruasi yang normal. Dan jika menstruasi yang normal biasanya terjadi kurang lebih 1 minggu, sedangkan untuk kasus penyakit kista endometriosis terjadi bisa mencapai lebih dari 10 hari.
  2. Untuk penderita penyakit kista endometriosis, menstruasi juga bisa saja terjadi dengan tidak beraturan. Dan sebelum menstruasi berlangsung, maka penderita biasanya akan mengalami bercak-bercak warnanya yang kecokelatan lebih dulu.
  3. Jika sudah menkah, maka biasanya wanita yang mengalami penyakit kista endometriosis ini biasanya akan sulit dalam mendapatkan keturunan.
  4. Munculnya rasa sakit disaat sedang melakukan hubungan seksual. Dan biasanya rasa sakit ini bukan hanya terjadi sekali saja, namun berlangsung setiap Anda sedang melakukan hubungan seksual.
  5. Rasa nyeri yang muncul pada bagian perut bawah dan juga didaerah sekitar panggul
  6. Mengalami pembesaran pada daerah perut. Dan terkadang jika masih kecil masih belum teraba. Namun semakin besar, maka biasanya akan semakin terasa seperti adanya benjolan.
  7. Jika penyakit kista endometriosis bertangkai, maka akan menimbulkan rasa sakit secara mendadak, bahkan mengalami muntah-muntah hal ini disebabkan karena tangkai kista yang terpuntir.
  8. Selain itu juga bisa menyebabkan luas permukaan pada endometrium menjadi semakin lebih tebal, sehingga haid biasanya akan lebih banyak. Dan hal ini terjadi akibat kontraksi rahim yang semakin berkurang atau mengalami gangguan, sehingga pendarahan saat terjadinya menstruasi menjadi semakin lebih banyak.

Mereka yang beresiko besar mengalami penyebab kista endometriosis adalah :

  1. Wanita yang mempunyai riawayat kesehatan keluarga yang menderita penyakit endometriosis
  2. Mereka yang mengalami siklus haid selama 27 hari atau kurang
  3. Wanita yang mengalami menarche atau mentruasi pertama yang cenderung lebih awal
  4. Wanita yang mengalami menstruasi atau haid selama 7 hari bahkan lebih
  5. Wanita yang mengalami orgasme disaat menstruasi berlangsung.

Dan jika seorang wanita sudah mengalami penyebab kista endometriosis ini maka lakukanlah pemeriksaan dan mendapatkan penanganan yang alami. melakukan terapi atau juga operasi dan penggunaan obat-obatan, penyakit kista endometriosis biasanya akan selalu kambuh jika kehamilan harus diupayakan, bersifat tidak menunggu, dan berlomba dengan kambuhnya penyakit kista endometirosis yang berkaitan dengan sifat infiltrasi serta menyebarnya sehingga terapi yang dilakukan juga tidak akan ada yang bisa mengeradikasi bersih sel-sel endometriosis tersebut. Terlebih jika paparan dari polutan lingkungan atau radikal bebas yang sangat tinggi misalnya dari polusi udara, makanan cepat saji atau makanan junk food, dan juga makanan dengan kandungan zat pengawet didalamnya, serta akibat asap rokok dan yang lain.

Itulah informasi mengenai penyebab kista endometriosis, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Penyebab Kista Endometriosis

 

Posted in Kista Endometriosis | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Kista Endometriosis Pada Wanita

Kista Endometriosis Pada Wanita – Kista Endometriosis adalah suatu penyakit yang terjadi pada wanita dimana ditandai dengan adanya suatu keadaan jaringan endometrium yang masih sangat bisa berfungsi berada diluar cavum uteri. Dan biasanya gejala Kista Endometriosis ditandai dengan tersebarnya suatu difus antara otot rahim, dan pada sekitar genitalia interna dan juga umbilicus dan parineum serta juga bekas SC. Dan gejala umum Kista Endometriosis Pada Wanita adalah menorragia, dismenorrea sekunder, dispareunia, metroragia, discomfort perut yang ada pada bagian bawah dan pembagian dari Kista Endometriosis Pada Wanita ini dibagi menjadi 2 bagian yakni di dalam otot rahim yang disebut dengan adenominosis dan diluar rahim disebut dengan adenominosis dan diluar rahim disebut endometriosis.

Kista Endometriosis Pada Wanita juga dikenal sebagai penyakit wanita karier (working women disease), karena dialami oleh sekitar 10% dari wanita subur (yang mengalami haid) berusia 25 sampai 44 tahun. Juga kemungkinan dialami oleh para remaja. Penyebabnya yang pasti masih belum disepakati kalangan ahli yang berpegang pada beberapa teori mereka masing-masing, tetapi dari banyak penelitan terungkap bahwa 25-35% wanita tidak subur yang mengalami kista endometriosis, diduga hubungannya dengan gangguan sistem reproduksi. Resikonya 7 kali lebih tinggi bila ibu atau saudari perempuannya juga mengalami penyakit ini.

Kista Endometriosis Pada Wanita

Kista Endometriosis Pada Wanita

Berikut merupakan Gejala Kista Endometriosis Pada Wanita diantara nya adalah :

  • Akan mengalami rasa sakit pada perut yang ada dibagian bawah dan daerah panggul
  • Akan mengalami susah untuk mendapatkan keturunan atau mandul
  • Dan gejala juga lainnya Kista Endometriosis Pada Wanita akan mengalami dispareunia ( rasa sakit pada saat berhubungan seks )
  • Akan mengalami siklus haid yang tidak teratur.

Penyebab Kista Endometriosis Pada Wanita adalah :

Penyebab terjadinya Kista Endometriosis Pada Wanita atau kista coklat ini berasal dari peritoneum atau sel-sel yang pada selaput perut. Dan penyebab nya bisa disebabkan oleh adanya infeksi kandungan yang menahun seperti keputihan yang tidak segera ditangani oleh adanya infeksi kandungan yang sudah menahun, seperti pada saat sedang mengalami keputihan yang tidak disegera ditangani yang dapat mengakibatkan kuman-kuman masuk pada selaput perut saat melewati adanya saluran pada indung telur. Dan akibatnya infeksi yang terjadi dapat melemahkan daya tahan pada selaput perut tersebut. Dan pada akhirnya akan dapat menyebabkan daya tahan tubuh yang menurun serta dapat memudahkan anda terseranf oleh berbagai jenis penyakit lainnya.

Penyembuhan Kista Endometriosis Pada Wanita diantara nya adalah :

  • Dengan menggunakan terapi hormon. Berbagai terapi hormon ini sangat bervariasi dan metode pengendalian kelahiran sederhana hingga pelepasan gonadotropin hormon agonis (Gnrh agonist) seorang dokter akan menentukan jenis terapi hormon yang mana yang terbaik untuk suatu kondisi pasien guna sebagai penyembuhan Kista Endometriosis Pada Wanita.
  • Dengan menggunakan bahan alami yaitu Umbi daun dewa secukupnya, dan cara membuatnya adalah dengan siapkan umbi daun dewa secukupnya, lalu cuci hingga bersih, lalu Umbi di campur air kemudian di blender hingga halus, Lalu diminum sehari sekali secara teratur guna sebbagai penyembuhan Kista Endometriosis Pada Wanita.
  • Dengan mencoba akupuntur guna sebagai mengurangi rasa nyeri, karena efek akupuntur akan mungkin tidak terasa segera, akupuntur merupakan metode yang dikenal luas berguna dan guna mengurangi rasa nyeri dan mendorong relaksasi. Sebaiknya lakukan akupuntur tersebut guna sebagai tahap penyembuhan.
  • Dengan bahan alami temu putih, cara membuatnya siapkan 1 ruas rimpang temu putih secukupnya, lalu Temu Putih di cuci bersih, Lalu dapat makan seperti lalapan, kemudian Lakukan 2 kali sehari secara teratur.
Posted in Kista Endometriosis | Tagged , , , | Leave a comment

Kista Endometriosis Parah

Kista Endometriosis Parah – Penyakit kista pada umumnya dianggap sangat berbahaya bagi kaum wanita. Karena pasalnya penyakit ini akkan menyerang organ reproduksi wanita. Karena seseorang wanita yang didiagnosis akan memiliki penyakit kista usianya sekitar 20-30 tahun. Kista endometriosis atau yang sering juga disebut dengan kista coklat merupakan suatu kondisi yang dimana jaringan yang akan melapisi rahim akan mulai tumbuh diluar.

Dan bentuknya sangat mudah untuk dibayangkan seperti pada kantong yang berisi gumpalan darah yang berwarna merah pekat akan cenderung coklat dan menempel di luar rahim, bisa menempel pada daerah panggul indung telur, usus, rektum dan kandung kemih. Bentuknya juga bisa seperti ukuran kacang bahkan bisa juga sebesar buah anggur Kista Endometriosis Parah merupakan penyakit inflamasi yang menurunkan kualitas dan kuantitas sel telur serta membuat perubahan suatu anatomi normal organ reproduksi sehingga akan mempersulit kehamilan.

Kista Endometriosis Parah sering juga dikenal atau diderita pada wanita kariearr. Sekitar 10% wanita karier dan juga 10-15% dari wnaita yang mengalami kesuburan atau yang mengalami menstruasi berusia 34-44 tahun. Namun bisa juga kemungkinan yang dialami oleh para remaja.

kista endometriosis parah

kista endometriosis parah

Penyebab Kista Endometriosis Parah diantara nya adalah :

  • Adanya gangguan pembentukan hormon pada hipotalamus hipofise (organ yang mengatur pembentukan hormon pada manusia )
  • Adanya gangguan pembentukan hormon indung telur
  • Darah menstruasi masuk kembali ke saluran telur (tuba falopi) dengan membawa jaringan (endometrium) dari lapisan dinding rahim sehingga jaringan tersebut menetap dan tumbuh di luar rahim.
  • Adanya pencemaran lingkungan dan pola hidup yang tidak sehat.

Kista Endometriosis Parah dibagi menjadi dua jenis yaitu :

  1. Endometriosis interna yaitu adaya jaringan endometrium yang terdapat di dalam miometrium.
  2. Endometriosis eksterna yaitu adanya suatu jaringan yang di luar uterus (tuba fallopi, ovarium, kandung kemih dan permukaan yang terdapat pada rektum)

Pengobatan Kista Endometriosis Parah diantara nya dengan :

Cara pengobatan Kista Endometriosis Parah adalah dengan cara operasi. Tetapi sebelum anda melakukan operasi pengangkatan maka anda akan dilihat terlebih dahulu ukuran dari kista tersebut karena kista yang akan diangkat besarnnya lebih dari 4 cm. Dan hal ini dapat dilakukan karena akan mengakibatkan rasa sakit ketika sedang terpelintir. Maka sebaiknya disarankan untuk anda melakukan konsultasi terlebih dahulu untuk dapat melihat perkembangan kista.

Selain jalan operasi adapula menggunakan terapi. akan tetapi hal tersebut dapat disesuaikan dengan adanya gejala umur dan tingkat kesuburan, terapi hormon bisa juga akan membuat perkembangan kista terhambat. Sehingga dapat mengakibatkan adanya penghambatan ovulasi atau pseudopregnansi. Adanya kasus lain karena adanya infertilitis yang adanya kista kambuhan yang dapat timbul kembali baik di indung telur, saluran telur ataupun badan rahim. Dan sampai sekkarang belum diketahui jelas penyebabnya.

Pencegahan Kista Endometriosis Parah diantara nya adalah :

  1. Sebaiknya melakukan olahraga secara teratur.
  2. Menjalankan pola hidup yang sehat
  3. Dan untuk anda yang sudah menikah sebaiknya segera mungkin untuk mendapatkan anak karena dapat mencegah adanya pembentukan kista.
  4. Sebaiknya rutin memeriksakan diri anda ke dokter.
Posted in Kista Endometriosis | Tagged , , , , | Leave a comment

Kista Endometriosis Ovarium

Bila seorang wanita mengalami sedikit kram perut pada hari pertama, atau hari kedua, masa haidnya, sebenarnya hal itu dianggap masalah biasa, karena lebih dari separuh jumlah wanita mengalaminya. Setiap wanita akan mengalami sekitar 400 kali haid sejak pertama mereka mendapatkannya, atau akan mengalaminya selama 33 tahun dalam hidupnya menjelang menopause (masa berhenti haid). Kram sewaktu haid itu bisa berupa rasa nyeri perut bagian bawah atau paha. Bahkan ada yang merasa mual, muntah, diare dan sakit kepala. Namun hal ini tidak berlaku pada penderita kista endometriosi ovarium.

Sekitar 10% wanita yang menderita kista endometriosis ovarium mengalami rasa nyeri yang sedemikian hebat, sehingga perlu minum obat untuk dapat melakukan kegiatan rutinnya. Semua terjadi mulai dari gangguan haid, yang terjadi entah mengapa, dan masih menjadi misteri bagi kalangan medis.

kista endometriosis

Dalam kasus kista endometriosis ovarium , ada jaringan kecil endometrium yang diperkirakan bermigrasi ke luar rahim melalui saluran telur. Di tempat barunya itu, jaringan tersebut mengambang dengan bebas dan menempel (transplantasi) ke jaringan lain. Jaringan yang tumbuh menempel itu, atau disebut endometrium implan, bereaksi setiap bulan menanggapi hormonestrogen seolah-olah masih berada dalam rahim, menebal dan mengelupas pula. Penampilan endometrium implan pun mirip dengan yang aslinya, berupa jariingan kantung berwarna cokelat (chocolate cysts)-disebut demikian karena mengandung cairan berwarna cokelat dari darah yang teroksidasi yang menyebar pada selaput perut (peritonium). Namun, dalam banyak kasus implan tersebut tidak berwarna sama sekali (nonpigmanted endometrisis), yang dapat mengelabi pada waktu pembuangannya melalui pembedahan, karena dokter cenderung hanya membuang yang berwarna gelap (powder burn) saja.

Satu dari sepuluh wanita yang disarankan untuk menjalani tes kesuburun ternyata menderita kista endometriosis ovarium yang merupakan penyebab utama ketidaksuburan. Dalam hal ini, sel-sel yang mirip dengan sel-sel dinding rahim (endometrium) mulai tumbuh dibagian luarnya. Sel-sel ini bisa tumbuh dimana saja dalam rongga panggul, misalnnya pada bagian luar ovarium, didalam saluran fallopi, kandung kemih, rahim, lambung, poriteneum, atau pada dinding rongga panggul.

Posted in Kista Endometriosis | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Kista Endometriosis

Endometriosis adalah kista atau jaringan yang seharusnya berada di dalam rahim tumbuh di tempat lain seperti saluran telur dan ovarium. Kista merupakan tumor jinak berupa kantong abnormal berisi cairan atau setengah cari yang tumbuh dalam indung telur (ovarium). Tumbuhnya kista tersebut bisa membuat terganggunya siklus haid, tingkat kesuburan, dan juga rasa sakit luar biasa. Kista ovarium biasanya tidak bersifat kanker.

Penyebab terjadinya kista endometriosis :

– Gangguan pembentukan hormon pada hipotalamus hipofise (organ yang mengatu embentukan hormon pada manusia)
– Gangguan pembentukan hormon indung telur

Tanda dan Gejala :

a. Kista yang berukuran kecil tidak menunjukkan gejala atau rasa sakit, kecuali jika pecah atau terpuntir
b. Kista yang berukuran besar dan atau bayak, dapat menimbulkan :
– Rasa sakit pada panggul
– Sakit saat berhubungan seks
– Pendarahan rahim yang normal

Kista dapat dicegah sedini mungkin, untuk mencegah timbulnya kista endometriosis Anda bisa melakukan tips dibawah ini :

– Berolahraga yang cukup
– Menjalankan pola hidup sehat
– Bagi pasangan yang sudah menikah, usahakan hamil sesegera mungkin karena hal ini dapat mencegah pembentukan kista melalui cara mengurangi frekuensi haid dan aktivitas hormon.
– Rutin memeriksakan diri ke dokter

Salah satu pengobatan kista adalah dengan pengangkatan atau operasi. Kista diangkat jika besarnya lebih dari 4cm. Jika sudah lebih dari 4cm, akan ada resiko terpuntir. Untuk meyakinkan ukurannya, dapat dilakukan USG saat haid.

Selain melalui operasi, pengobatan kista juga bisa dilakukan dengan cara alami. Salah satunya dengan mengonsumsi tomat. Kandungan zat warna likopen dalam tomat ternyata bisa mengurangi aktivitas sel kista hingga 90%. Selain itu, tomat juga bisa mempercepat pemulihan bekas luka akibat operasi, mengurangi aktivitas sel tumor jinak, serta mencegah penuaan dini.

Posted in Kista Endometriosis | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Komplikasi Kista Endometriosis

Endometriosis kemungkinan terjadi pada seorang wanita dimulai pada saat mereka memasuki masa pubernya, atau saat pertama mendapatkan haid hingga masa berakhirnya haid (menopause). Sebelumnya, dengan mengandalkan pemeriksaan kasat mata untuk mendiagnosa gejala endometriosis tahap lanjut yang sudah parah usia penderita terdeteksi pada rentang waktu 35-40 tahun. Dengan semakin majunya alat pendeteksian, usia tipikal penderita pada saat didiagnosa bergeser menjadi 25-30 tahun.

Banyak kasus endometrium ditemukan pada wanita berusia dibawah 20 tahun. Pada studi penelitian terhadap 140 pasien berusia antara 10-19 tahun yang mengeluhkan deraan sakit panggul yang parah, ternyata diketahui 47% dari mereka diketahui menderita endometriosis.

Resiko seorang wanita terkena endometriosis menurut tipikal usianya tampak sebagai berikut :

– Resikonya meningkat mulai masa puber hingga mencapai puncaknya pada usia 40 tahun
– Resiko menurun setelah usia 40 tahun
– Kemungkinan resiko itu menjadi semakin kecil ketika usia mencapai menopause

Lokasi tumbuh endometrium liar itu bisa menyebar di berbagai jaringan di rongga perut, yaitu di indung telur, jaringan penunjang uterus, daerah di antara vagina dan dubur (rectum), juga dikandung kemih. Lokasi lain di luar wilayah rongga perut, adalah di usus buntu, usus besar, serta usus kecil. Kasus lain yang walaupun jarang terjadi, adalah dikandung empedu, lambung, limpa dan hati. Bahkan bisa juga mencapai paru-paru dan otak.

Tanpa perawatan, endometriosis menjadi semakin meluas, dan gangguannya menjadi lebih hebat. Walaupun mereda setelah melahirkan dan menopause (saat produksi estrogen menurun), tetapi komplikasinya sangat merugikan. Komplikasi endometriosis bisa terjadi nyeri dan tidak nyaman sewaktu melakukan hubungan intim atau berolahraga, juga perdarahan dari anus waktu buang air besar yang mungkin disertai dengan rasa sakit yang berlebihan. Sebagai gangguan reproduksi dan sistem imun (autoimun) dapat pula terjadi reaksi alergi terhadap makanan tertentu, yang perlu dihindari dalam menu penderita. Komplikasi terburuk adalah kemandulan (22-35%) dan kanker dinding rahim (endometrial cancer).

Posted in Kista Endometriosis | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Kista Endometriosis

Kista Endometriosis berasal dari sel-sel selaput perut yang disebut peritoneum. Penyebabnya bisa karna infeksi kandungan menahun, misalnya keputihan yang tidak ditangani sehingga kuman-kumannya masuk ke dalam selaput perut melalui saluran indung telur. Infeksi tersebut melemahkan daya tahan selaput perut, sehingga mudah terserang penyakit. Gejala kista ini sangat khas karena berkaitan dengan haid. Seperti diketahui, saat haid tidak semua darah akan tumpah dari rongga rahim ke liang vagina, tapi ada yang memercik ke rongga perut. Kondisi ini merangsang sel-sel rusak yang ada di selaput perut mengidap penyakit baru yang dikenal dengan endometriosis. Karena sifat penyusupannya yang perlahan, endometriosis sering disebut kanker jinak. Ia tumbuh di seluruh lapangan perut dan pelan-pelan menyebar ke hampir semua organ tubuh misalnya usus, paru, hati, mata, otak, kulit, otot rahim, tetapi tempat bersarang yang paling sering adalah indung telur. Bentuk indung telur yang terkena endometriosis akan mengembang dan bertambah besar saat haid datang. Tak heran kalau penderita endometriosis sering mengalami nyeri haid. Ini akibat indung telur yang membengkak saat haid. Begitu darah keluar rasa sakit biasanya akan berkurang. “Namun, bila sudah terjadi pelekatan di perut akan timbul sakit yang luar biasa. Seluruh tubuh dari kepala hingga betis terasa seperti dipelintir.

Ada dua jenis endometriosis yaitu endometriosis interna dan eksterna. Pada endometriosis interna terdapat di jaringan endometrium di dalam miometrium. Pada endometriosis eksterna terdapat di jaringan endometrium diluar uterus, seperti di perimetrium, tuba Fallopii, ovarium (paling sering), kandung kemih dan permukaan rektum, ligamen uterus, “cul-de-sac”, septum rekto-vaginal, apendiks, usus.

Terkadang jaringan itu juga ditemukan di dalam luka bekas laparatomi, vagina, vulva, dan umbilikus. Endometriosis berespons seperti endometrium normal, jadi ikut menebal, melepaskan diri, dan sebagainya seperti selama siklus haid biasa, termasuk perdarahan. Pada ovarium, berupa endometrium (kista yang dilapisi endometrium yang berfungsi). Bila berdarah ke dalam, isi kista tampak berwarna coklat disebut kista coklat. Bila perdarahan ke luar akan timbul perlengketan-perlengketan dalam rongga peritoneum.

Penyebab kondisi ini belum jelas namun ada dua teori yaitu menstruasi retrograd dan metaplasia. Teori menstruasi retrogard mengatakan bahwa selama menstruasi ada endometrium yang memasuki tuba uterina dan akhirnya masuk ke rongga pelvis. Teori metaplasia mengatakan bahwa terdapat sisa epitel embrional yang belum berdiferensiasi sampai menarke. Jaringan inilah yang berespons terhadap estrogen dan progesteron sebagaimana endometrium.

Manifestasi klinis penyimpangan ini bergantung lokasi lesi. Perut bagian bawah pelvis sakit, bersamaan dengan menstruasi, sakit pinggang (bagian belakang) sesaat sebelum atau selama haid, bertambah sepanjang mens, kemudian hilang. Sakit ini disebabkan iritasi dari perdarahan jaringan tersebut atau karena penekanan. Kadang-kadang sebuah kista coklat pecah menimbulkan akut abdomen. Luka parut pada ovarium/tuba dapat mengakibatkan steril dan/atau infertil. Bila ada dispareunia menandakan inflamasi mengenai uterus. Disuria menandakan inflamasi mengenai vesika urinaria. Nyeri sewaktu defekasi berarti mengenai rektum.

Untuk mendiagnosis tidak ada tes spesifik. Pada pemeriksaan fisik terdapat massa bernodul kecil di organ-organ pelvis yang membesar selama haid, dan laparoskopi atau laparatomi eksplorasi adalah cara terpenting. Terapi untuk kondisi ini bergantung pada gejala, umur dan keinginan mempunyai anak. Pada endometriosis awal dibutuhkan analgetika dan follow-up. Bila gejala menghebat, harus dibedah. Bila yang bersangkutan ingin mempunyai anak, pembedahan dilakukan untuk mengeluarkan sebanyak mungkin jaringan endometrium, menyisakan uterus dan ovarium. Terapi hormon dapat menghambat ovulasi atau berakibat pseudopregnansi, yang dapat membantu pasien lebih muda. Pada adenomiosis, jaringan endometrium telah menyusup ke dalam miometrium. Invasi ini mungkin menyebar atau setempat dan berakibat membesarnya uterus.

Posted in Kista Endometriosis | Tagged , , , , | Leave a comment